Kutatap sosok tegap dalam cermin
Parasnya lugas serta tegas
Bak singa jantan si raja yang buas
Sorot matanya amat tajam
Seperti algojo kerajaan yang kejam
Jiwanya panas penuh ambisi
Seperti api penempa belati
Hembusan nafasnya berisi semangat
Bagai pedang tajam yang tak pernah berkarat
Semakin lama kutatap semakin kagum aku dibuatnya
Semua dimilikinya
Nyaris sempurna
Sangat siap menaklukkan dunia
Sosok tersebut sejenak merapikan kerah bajunya yang sedikit kusam
Rapikan tatanan rambut yang tertiup angin penuh debu
Menyeka keringat oleh teriknya matahari
Lalu berbalik badan kemudian membuka pintu seraya berkata
"Aku sudah sangat siap!"
![[PUISI] Cermin](https://image.idntimes.com/post/20230226/photo-1527106670449-cf7c7e31af4e-e642743976325bd3fcef7c77d29ba109-9aa1ff083f79382936849e3d000cf739.jpeg)