Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Cermin yang Retak
ilustrasi cermin yang retak (unsplash.com/Savannah B.)

Kutatap wajah di cermin retak
Serpihan kaca memantulkan kemurnian
Mata yang sama, namun, berbeda nyala
Siapakah aku dalam pecahan ini?

Garis-garis waktu mengukir cerita
Di setiap sudut yang tak lagi sempurna
Senyum yang dulu, kini tersembunyi
Di balik retakan, menunggu dikenali

Kucoba merangkai kembali diriku
Dari potongan-potongan yang terserak
Namun, justru dalam ketidaksempurnaan
Kutemukan kekuatan yang tersembunyi

Mungkin aku tak perlu menjadi utuh
Untuk dapat menerima bayanganku
Dalam retakan ini kulihat keunikan
Cermin yang retak, namun, jiwa yang tegar

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team