Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Dalam Doaku Masih Ada Kamu
Pixabay/Pexels

Setiap malam aku masih bertelut
Menyebutkan namamu dalam barisan doaku
Sekali pun aku tak pernah mengutukmu
Dalam kemarahan dan kekecewaanku

Kau tak perlu datang untuk sebuah maaf
Aku sudah mengirimkannya dalam doa yang kulantunkan pada Sang pemilik hidup

Jika menemuiku menjadi harapmu
Datanglah dalam nyanyian doamu
Kita akan bertemu dalam ketetapan-Nya

Perpisahan kita bukan buah kebencian
Kita hanya tak bisa melangkah lebih jauh
Aku berhenti karena tak ingin saling menyakiti

Aku menyelamatkan hatiku dari luka
Dan aku menyelamatkanmu dari luka yang bisa saja kuciptakan

Aku tak pernah menyalahkan siapa pun
Aku tak pernah menyesali waktu yang sudah terlewat

Menangis pasti
Sakit pasti
Tapi aku tak memilih pasrah
Aku memutuskan untuk berserah pada-Nya

Jika hari ini kau temui aku
Lihatlah, tidak ada pantulan kebencian pada mataku
Hingga hari ini dalam setiap doa yang kunaikan masih ada namammu 

Jakarta , 26 Januari 2020
© chesamstory

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team