Kurang lebih satu jam lamanya aku diam menatap layar handphone
Tangisku selesai, tapi butuh waktu lebih untuk menenangkan diri
Lamunanku masih berhenti pada wajah anak-anak kecil yang menangis ketakutan
Suara tangisnya menyayat hati, mereka tak bisa lari
Dalam diam, aku merapal doa-doa, memintakan perlindungan pada semesta
Semoga anak-anak korban perang menemukan suaka
Semoga tangis dan ketakutan mereka dibayar dengan bahagia setelahnya
Mereka tidak layak jadi korban, keserakahan orang dewasa yang gila kuasa
![[PUISI] Doa-Doa dalam Diam](https://image.idntimes.com/post/20260303/pexels-ahmed-akacha-3313934-7004509_1ea61e7e-65dc-45e1-8e2f-5b2f4da809e5.jpg)