Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Elegi Perpisahan
ilustrasi sunset (pexels.com/LEPTA STUDIO)

Aku duka, tapi tiada kuasa memaksa
Langkahmu, mana boleh aku menahan
Sedang harap di sana bagai kedua tangan
Yang hangat membentang

Meski kini kisah kan berkurang
Dan kata banyak yang terbuang
Aku tetap menjadi lautan yang tenang
Di antara ombak yang berisik
Juga angin yang berdesik

Aku luka, tapi tiada mengapa
Tawamu, mana boleh aku lupa

Maka, temukanlah arah
Sejauh kamu ingin berkelana
Kelak, biar waktu yang dengan lembutnya
Kembali merekatkan kita

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorRiani Shr