Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Gelembung Udara
ilustrasi anak perempuan dengan gelembung udara (pexels.com/Ahmed akacha)

Ringan terbang menyusuri awan
Gelembung udara tak menapak jalan
Tak peduli hina bualan
Meniti waktu hingga terpecahkan 

Meski terbang mengudara
Gelembung sendiri punya masa
Pencipta tawa sederhana
Detik pecah timbul kecewa

Apa yang perlu dibanggakan?
Berdiri di atas ketidakpastian
Boleh jadi rencana berhenti berjalan
Atau rejeki datang bergantian

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team