Aku mungkin bukanlah yang terbaik yang Dia pertemukan untukmu
Namun, tatkala jemarimu mendekap erat kedua tanganku
Aku berjanji
'Tuk korbanku ragaku agar selalu bersamamu
Aku mungkin bukanlah yang terindah yang Dia pertemukan untukmu
Aku tak mampu ciptakan senyum di tiap kau memandangku
Namun, hadirmu menggugahku
'Tuk s'lalu hadirkan pelangi di tiap badaimu
Dan aku memang bukanlah yang terkuat yang Dia pertemukan untukmu
Dalam ikrarku 'tuk selalu tersenyum hingga napas terakhirmu
Aku tak mampu menepatinya
Menetes air mata seraya angin berembus membawa seluruh kenangan kita
Kaulah pertama dan terakhirku
Aku bersyukur dapat mencintaimu
![[PUISI] Ikrar](https://image.idntimes.com/post/20220210/fromandroid-9a5a5736f5a5578325b589565ff1af8e.jpg)