Di antara derap kaki yang tergesa
Pagi merangkak, menyentuh tiang-tiang tua
Udara dingin membisikkan janji rahasia
Tentang gerbong yang akan tiba dan memecah sunyi
Di setiap wajah yang menanti, ada cerita
Ada yang menjemput rindu, ada yang memulai kisah baru
Kereta datang, sebuah janji yang tiba pada waktunya
Membawa harapan yang terbungkus dalam suara lajunya
Janji pagi tak tertulis di tiket
Ia ada pada degup jantung yang sabar menanti
Di tengah hiruk-pikuk yang tak pernah usai
Ada keyakinan bahwa tujuan akan bertemu
dan setiap langkah adalah sebuah harapan yang tergenapi
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Janji Pagi di Stasiun Kota

ilustrasi orang di stasiun kereta (pexels.com/Andrea Piacquadio)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Follow Us