Semoga kamu suka
Aku melukis seni di hidungmu
Meski hasilnya bukan sebuah karya puitis, aku percaya ini tak kalah manis
Sudahi kala sedihmu itu, aku tak ingin air mata menjadi penghalang paras
Saat goresan kuas ini meleburkan warna abstrak, terlihat detail yang rusak
Aku membuat gerakan jemari yang berdansa, membuatnya berbalik tidak sama
Aku berhasil, aku tidak gagal, membuat detail wajahmu yang kekal
Saat akan mengantarnya, sialnya lukisan ini terjatuh
banyak goresan luka yang menutupi seni di wajahmu
dentuman saat terjatuh terasa sangat melekit di perasaan
dan aku, terlambat menceritakan ini semua kepadamu
![[PUISI] Kanvas yang Terluka](https://image.idntimes.com/post/20260219/1000059422_e6e80fcd-e4ca-4dad-bfc7-5ad0d30876e6.jpg)