Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi buku di reruntuhan gedung
ilustrasi buku di gedung terbengkalai (Pexels.com/Dima Savin)

Barangkali... kitalah kata tabu
Meski terlarang bermukim di semesta
Namun bersikeras memajang metafora
Walau tak sedikitpun miliki makna

Namamulah penyebab segala cedera
Namun tak sekalipun tertuduh di cerita
Entah sebab jemari lupa susunan abjad
Atau hati ikut serta mengubah naskah

Tapi, tak sekalipun sesal tersiar
Sebab memori benarlah mahakarya
Meski seluruh candu buatku menggila
Hingga hati kehilangan identitas

Kini, berhentilah saja kuucap tabu
Tak izinkanmu mampir di panca indera
Aku lelah mengarang diksi
Cukup enyahlah, tak perlu berpaling lagi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team