Barangkali... kitalah kata tabu
Meski terlarang bermukim di semesta
Namun bersikeras memajang metafora
Walau tak sedikitpun miliki makna
Namamulah penyebab segala cedera
Namun tak sekalipun tertuduh di cerita
Entah sebab jemari lupa susunan abjad
Atau hati ikut serta mengubah naskah
Tapi, tak sekalipun sesal tersiar
Sebab memori benarlah mahakarya
Meski seluruh candu buatku menggila
Hingga hati kehilangan identitas
Kini, berhentilah saja kuucap tabu
Tak izinkanmu mampir di panca indera
Aku lelah mengarang diksi
Cukup enyahlah, tak perlu berpaling lagi
