Dingin menyelimuti hati yang rapuh
Bergemeretak menahan sakitnya
Hempasan tajam telah menyiksanya
Mencoba bertahan di sela-sela retakannya
Akankah ada rasa yang dapat menutupi rasa sakitnya?
Sementara rinai hujan terus saja membasahi
Dan menambah parah goresan luka
Dingin dan gelap pun datang menghadangnya
Tiada lagi dayanya
Hanya doa yang tersisa
Pada sang maha atas segala
Dia pasrahkan segalanya
![[PUISI] Kau Penoreh Rasa Sakit](https://image.idntimes.com/post/20231028/pexels-rdne-stock-project-6670149-b86542cfca28fd997b2e2385fddeca1d-74d113150e4fbd3a01d17e2d3aa90d4c.jpg)