Di sini, waktu telah mati dan membusuk
Dinding-dinding ini bernapas dengan keputusasaan
Aku adalah mayat yang masih bisa mengamuk
Membentur-benturkan harap pada ketiadaan
Tatapanku? Itu adalah lubang hitam yang lapar
Menelan setiap cahaya yang berani mendekat
Duniaku runtuh, tak ada lagi yang benar
Hanya sisa-sisa trauma yang terasa mengikat
Aku telah lelah berteriak pada kehampaan
Sebab gema di sini hanya menertawakan luka
Tak ada hari esok, hanya malam yang perlahan
Menarikku lebih dalam ke jurang neraka
![[PUISI] Kelam](https://image.idntimes.com/post/20260320/pexels-guillermo-berlin-1524368912-34857606_16ee3962-3f2a-45d1-ab8c-73fc0fdb5be0.jpg)