Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Kelam
ilustrasi seseorang berada di dalam ruangan (pexels.com/Guillermo Berlin)

Di sini, waktu telah mati dan membusuk
Dinding-dinding ini bernapas dengan keputusasaan
Aku adalah mayat yang masih bisa mengamuk
Membentur-benturkan harap pada ketiadaan

Tatapanku? Itu adalah lubang hitam yang lapar
Menelan setiap cahaya yang berani mendekat
Duniaku runtuh, tak ada lagi yang benar
Hanya sisa-sisa trauma yang terasa mengikat

Aku telah lelah berteriak pada kehampaan
Sebab gema di sini hanya menertawakan luka
Tak ada hari esok, hanya malam yang perlahan
Menarikku lebih dalam ke jurang neraka

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team