Bagaimana mungkin semua kisah berubah cepat
Kita yang sempat sedekat nadi
Kini sejauh langit dan bumi
Seolah jarak terlampau lazim 'tuk dibentangkan
Bagaimana mungkin rasa yang ada berulah pesat
Hati yang sempat terpaut mesra
Kini mulai terjeda tanpa sudi merekat
Seolah untaian asa teramat mudah diurai oleh waktu
Kau yang menjauh hanya sisakan barisan jejak langkah
Aku yang termenung hanya mampu limbung dalam sedan
Tak ada lagi kata rindu yang menggebu darimu
Tak ada lagi dekap hangat yang erat untukmu
Kisah kita telah kalah
Terhenti begitu saja tanpa ada yang mau mengalah
Bertahan jadi begitu sulit
Dan berlari malah terlalu mudah meski hati kian tercubit
![[PUISI] Kita yang Sedekat Nadi](https://image.idntimes.com/post/20220612/pexels-photo-734479-8d569333abbc9e26646dc6a398891324-1a8e309dd30623cac7a90d4ea71d8223.jpeg)