Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Kucari Kamu
ilustrasi jendela perantara pandang (pexel.com/Thanh Luu from pexels)

Kucari kamu,
Di sela dan pada ambang renta
Diimpit relung napasku
Dan kelingkingku yang membeku

Kucari kamu,
Pada carikan kabar berhambur
Di sisi tuturmu yang mengering
Dan ku para pemimpi yang terpupus binarku

Andai benakmu bisa kurenggut
Kan kusumpahi sejuta ikat
Dan serapahku membasahi matamu
Yang t’lah hirap perannya

Dalam doaku janjimu ialah
Benang gelasan yang melilit
Bilik jantungmu, namun...
Tak kupikir kau masih menyimpannya
Karena dirimu hanyalah bayang belaka
Pemupus cita dan anganku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team