Kucari kamu,
Di sela dan pada ambang renta
Diimpit relung napasku
Dan kelingkingku yang membeku
Kucari kamu,
Pada carikan kabar berhambur
Di sisi tuturmu yang mengering
Dan ku para pemimpi yang terpupus binarku
Andai benakmu bisa kurenggut
Kan kusumpahi sejuta ikat
Dan serapahku membasahi matamu
Yang t’lah hirap perannya
Dalam doaku janjimu ialah
Benang gelasan yang melilit
Bilik jantungmu, namun...
Tak kupikir kau masih menyimpannya
Karena dirimu hanyalah bayang belaka
Pemupus cita dan anganku
![[PUISI] Kucari Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260422/pexels-thanh-luu-29104820-14688211_577e41a4-c2a7-4ff5-8482-0bf10768ea48.jpg)