Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Makhluk Bertopeng
ilustrasi orang bertopeng (unsplash.com/Sander Sammy)

Ia memang menampilkan tingkah manis
Saat tersakiti mungkin berhias tangis
Namun jangan lupakan dengan tingkah bengis 
Sudah banyak hati manusia teriris

Makhluk bertopeng memperalat sifat agamis
Menyembunyikan tindak-tanduk anarkis
Meminta deretan orang segera berbaris
Memainkan pentas dramatis

Sejatinya empati sudah terkikis
Hanya menyisakan jiwa-jiwa ambis
Ia bukan sosok manusia humanis
Seandainya pantas disejajarkan dengan iblis

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team