Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Malam Panjang Sang Pejuang
Ilustrasi orang bekerja di malam hari (unsplash.com/Andrej Lisakov)

Langit terlelap dijemput gelap

Namun raganya masih berkutat

Pada tumpukan kertas yang menjerat

Tanpa kenal rehat walau sesaat

Bak hari esok takkan tiba

Tangan dan tik bergema seirama

Beradu dengan jangkrik yang bersenandung ria

Bertemankan secercah cahaya di depan mata

Kopi di atas meja menjadi saksi

Betapa gigihnya ia untuk terus terjaga

Demi tenggat waktu yang menanti di depan mata

Yang menumpuk tiada habisnya

Malam panjang sang pejuang

Berbekal asa dan ambisi

Yang melangkah tiada henti

Di saat bumi telah terbuai dalam rayuan sang mimpi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team