Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    [PUISI] Malam Tanpa Ibu
    ilustrasi berduka (pexels.com/cottonbro studio)

    Disaksikan bulan dan bintang
    Aku termenung dengan hati meradang
    Merindukan belai lembut penuh sayang
    Dekap ibu yang telah berpulang

    Kamar yang dahulu penuh haru
    Kini menjelma sendu tanpamu
    Alunan merdu pengantar tidurku
    Kini tinggal dalam kenangan lalu

    Potret dirimu dalam pigura usang
    Memancarkan senyum yang tenang
    Meninggalkan aku dalam gamang
    Akankah hidupku sama meski engkau hilang?

    Malam tanpamu tak lagi seru seperti dulu
    Kesendirian ini membuatku pilu
    Tetapi, walau ragamu tak lagi ada bersamaku
    Jiwamu abadi dalam sanubariku

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Curated For You

    Editorial Team