Di sela kayu yang diam dan berdebu
Ada samudra yang meluap dari lembar-lembar bisu
Aku cuma perlu membuka satu sampul kusam
Lalu membiarkan diriku hanyut dalam ke masa silam
Satu halaman bisa jadi hutan yang paling rimbun
Tempat rahasia-rahasia alam tumbuh beruntun
Kaki tak perlu melangkah untuk pergi jauh
Cukup mata yang menelusuri aksara hingga berlabuh
Aku merakit kota dari tumpukan paragraf
Menyusun mimpi di antara barisan huruf yang rapat
Di sini waktu cuma angka yang tak lagi berarti
Kalah oleh kisah yang mendadak hidup di dalam hati
Rak ini sebenarnya semesta yang diringkas
Tempat imajinasi bebas terbang tanpa perlu dipangkas
Dan tiap kali satu buku akhirnya tertutup kembali
Aku selalu pulang dengan dunia baru di ujung jemari
![[PUISI] Membangun Dunia dari Rak Buku](https://image.idntimes.com/post/20260318/khaled-khazna-8ucga-ruiio-unsplash_7b8e73af-d9c8-4baa-9ed7-03a801710404.jpg)