Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Membeku
Ilustrasi abstrak (istockphoto.com/ Nongkran_ch)

Rangkaian kata terhapus satu demi satu
Terulangi lagi dan lagi
Seterusnya seperti itu
Pesan-pesan yang tak pernah sampai

Seakan jari-jari menjadi beku
Tak bisa gerak, keras, kaku
Sementara waktu terus bergerak
Tak pernah rehat sejenak

Telah menunggu tanpa kepastian
Sosok di seberang sana
Menunggu kabar yang ternyata
Malah telah kabur duluan

Sementara di sini sedang berusaha
Mencairkan kebekuan yang tak terduga
Namun, ternyata tetap sama saja
Semua ini hanyalah sia-sia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team