Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Memori Berkasih
ilustrasi anak dan ayah (pexels.com/Josh Willink)

Tidak semua menikmati hubungan nyata 

Beruntung terjalin ikatan ayah dan ananda

Tak tersentuh hilang makna

Terkikis dimakan masa

 

Dewasa ini aku menyadari

Kasih ibu tiada henti

Sayang ayah tak bertepi

Meskipun, sekilat raga menghampiri

 

Ayah...

Ternyata, potongan kisah kau peluk sendiri

Puing-puing memori tersimpan rapi

Di dalam istana kokoh berdiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team