Sajak-sajak berlalu-lalang
Riuh menggema dalam pikiran
Di mana tenang, persetan menang
Terbius redam dan geram
Menggulung lembut menjadi kalut
Ego manusia tak beradab
Layaknya menyambut badai
Dengan pesta sorak-sorai
Kembali mendekap ego
Bukan tunduk, hanya memahami
Cara semesta tak ideal bekerja
Dalam batasan jarak tak bermakna
![[PUISI] Mendekap Ego](https://image.idntimes.com/post/20230504/pexels-rodnae-productions-6517932-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-14de82891f4b49d354c25fc1bbd157e2.jpg)