Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Mendekap Ego
ilustrasi laki-laki merasa kesal (pexels.com/RODNAE Productions)
  • Puisi ini menggambarkan pergulatan batin manusia yang dipenuhi riuh pikiran dan emosi yang saling bertabrakan.
  • Tema utama berpusat pada ego manusia yang sulit dikendalikan, bahkan di tengah kekacauan dan ketidakpastian hidup.
  • Penyair menyoroti upaya memahami cara semesta bekerja, meski realitas sering kali tidak ideal atau bermakna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sajak-sajak berlalu-lalang
Riuh menggema dalam pikiran
Di mana tenang, persetan menang
Terbius redam dan geram

Menggulung lembut menjadi kalut
Ego manusia tak beradab
Layaknya menyambut badai
Dengan pesta sorak-sorai

Kembali mendekap ego
Bukan tunduk, hanya memahami
Cara semesta tak ideal bekerja
Dalam batasan jarak tak bermakna

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team