Menerobos melalui celah-celah terjatuh
Faktanya tak mampu memegang secara utuh
Apalagi mempertahankan menyeluruh
Celah tangan menyisakan butiran-butiran luruh
Tak ubahnya ambisi dan ekspektasi
Menerobos celah-celah ilusi
Tak menyisakan kesempatan terealisasi
Terakhir menjadi barisan halusinasi
Sudahi ambisi tak terukur
Tak perlu berlama-lama tersungkur
Atau wacana yang akan hancur lebur
Sisi bahagia harus terkubur
![[PUISI] Menggenggam Pasir](https://image.idntimes.com/post/20230905/pexels-ihsan-adityawarman-1146345-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-610097deb40e2e9f47f400f0ab9b8872.jpg)