Ketika aku merenung dalam kesendirian
Aku masuk ke dalam diriku sendiri
Aku berjalan di sebuah lorong-lorong yang panjang
Di sana, ku melihat kelakuanku selama ini
Saat aku melihat kelakuan burukku
Aku sedih, aku sangat menyesal
Air mataku bercucuran deras, hatiku bagaikan diiris-iris
Sungguh sangat menyedihkan
Aku sangat sedih
Melihat kelakuanku itu, aku bertanya-tanya pada diriku sendiri
Kenapa? Kenapa, kok, masih ada orang yang menganggapku baik?
Menganggapku alim? Padahal tidak seperti itu kenyataannya
Mungkin saja Tuhan menutupi kekuranganku
Dengan sarana pujian dari orang lain
Atau malah, pujian-pujian orang lain itu
Merupakan sindiran dari yang Maha Kuasa untukku?
Jika demikian, aku akan terus berusaha memperbaiki diri
Dari perenunganku itu, aku menemukan kesadaran
Bahwa, sebuah kekurangan bukan untuk ditutupi dan disesali
Tetapi, untuk diperbaiki
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Merenungi Diriku Sendiri
![[PUISI] Merenungi Diriku Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20220909/fromandroid-ce5acf6b0e4b154c9e493e9868c02c79.jpg)
Merenung (pexels.com/Pixabay)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorDebby Utomo
Related Article
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB
[PUISI] Asap Kalimantan dan Wajah-Wajah yang Berpaling22 Oct 2026, 00:19 WIB
[PUISI] Terima Kasih Hidup21 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Benar Pada Akhirnya21 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Tak Semua Cinta Berujung Bahagia21 Oct 2026, 18:47 WIB
[PUISI] Barangkali Memang21 Oct 2026, 05:44 WIB
[PUISI] Tidak Setengah Langkah21 Oct 2026, 05:25 WIB