Hai kau, aku 20 tahun lalu
Apa kau mengenali suara ini?
Suara yang serupa denganmu
Apa kabarmu?
Semoga kau tidak putus asa pada hidupmu
Kini rambutmu tak sehitam dulu
Keriput pun sudah mengantri ingin memenuhi setiap inchi wajahmu
Kepada aku 20 tahun lalu
Aku adalah dirimu di masa depan
Masa yang akan terasa berat jika saat kau membaca ini kau mudah sekali patah semangat
Kau harus kuat
Hidup memang berat
Tapi aku yakin kau orang hebat
Jika saat ini kau sedang jatuh, bangkitlah cepat
Lekas berdiri dan kembali bulatkan tekad
Masa depanmu masih jauh ke depan
Percuma jika kau habiskan dengan mengeluh dan mendengkur
Bangunlah
Hampiri aku,
Agar kau tahu
Bagaimana kabarmu 20 tahun lagi
Apakah bahagia? Atau menderita?
Aku tak bisa memberitahumu
Biar kau yang datang seiring waktu
Yang jelas, aku hanya bisa berpesan padamu
Aku bahagia atau sengsara adalah keputusanmu sekarang juga
Karena kita berdua
Adalah orang yang sama.
![[PUISI] Panggilan dari Masa Depan](https://image.idntimes.com/post/20180820/9542d3a7e1c568e16cdadb407dd91ec2.jpg)