Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Paragraf yang Kehilangan Makna
ilustrasi wanita menulis paragraf di buku (Pexels.com/Letícia Alvares)

Katanya aku majas hiperbola

Tuturku dianggap terlalu lugas

Gerakku dirasa cukup berlebihan

Meski tak sekalipun kulanggar aturan

Lain waktu aku seolah salah tanda baca

Kalimat yang seharusnya koma

Kububuhkan titik dengan sengaja

Padahal aku memang tak tahan jeda

Tanpa sadar vokal mulai hilang suara

Sementara konsonan saling berebut posisi

Buat kata hanya mampu dieja

Namun tak satupun miliki makna

Jadi kuizinkan sajalah mereka mencela

Jika cerita tak lagi mampu menjelma

Sebab paragraf mulai dipenuhi rongga

Biarlah tulisan kehilangan pembaca

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team