Itulah para pengecut dunia
Tikus-tikus berdasi yang mengubah konstitusi demi perut sendiri
Itulah para pengecut dunia
Raja-raja yang mengutus boneka-boneka demi melanggengkan kekuasaannya
Itulah para pengecut dunia
Pasukan hijau dan cokelat yang menakut-nakuti rakyat, lalai kewajiban
Itulah para pengecut dunia
Santer para lebah social media menjilat penguasa untuk memecah belah
Itulah para pengecut dunia
Barisan-barisan buta yang tertipu serangan fajar dan joget ria, menyia-nyiakan hak suara
Dan merekalah para pecundang akhirat
Mereka tergelak di bumi yang sementara ini, mempercandakan penderitaan hari-hari
Sejenak gelap pandangan, lupa bahwa Tuhan bukan angan-angan
Sampai kapan mereka mendustakan kehidupan seusai kematian?
![[PUISI] Pengecut Dunia, Pecundang Akhirat](https://image.idntimes.com/post/20250404/marco-oriolesi-wqlglhjr6og-unsplash1-b383504511d4cd14b25273d672b4d0cc-b15ee906cb69ee83085722125a45ba22.jpg)