Di dada senja menanak bara
Menggulung langit berirama kecewa
Menetes pelan dari cangkir luka
Meringkus romansa sumbang tawa
Mengembun di bibir pura-pura tegar
Jejak tampak gerimis berkarat
Menggerogoti atap rapuh
Bius pisau berbalut sutera
Mengiris tanpa suara
Berdarah tanpa warna.
Selayaknya samudra menelan badai
Menyeduh dendam kusut-masai
![[PUISI] Redam Menyeduh Dendam](https://image.idntimes.com/post/20221104/pexels-artem-n-10570733-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-f0f8eaa6070031c083f51a1b6e9a3d0d.jpg)