Butiran salju turun di hadapanku
mengapa? mengapa ia datang sekarang
tepat ketika diriku sudah tak ingat lagi
bagaimana ia menemani kekosongan
yang rasanya sudah pudar, memburam
Butiran salju menyapaku kembali
menjadi yang pertama di awal tahun
tepat ketika aku memalingkan rasa
mengira ia telah lenyap dimusnah
begitulah kata orang-orang kemarin
Butiran salju memelukku erat
berbisik ia merindu pada mataharinya
dan aku, diam tak beranjak selangkah pun
entah mengapa ia harus tiba menemuiku
menjadi salju pertama di Januari
