Di matamu kutemukan rindu
Luruh pelan menyentuh kalbu
Senyummu hangat bagai cahaya pagi
Menyinari hati yang dahulu sepi
Semanis madu di ujung lidah
Cintamu lekat tak terkira
Setiap detik rasanya ingin bersua
Dunia serasa milik berdua
Jika kau pergi meski sekejap
Resah merayap tanpa sebab
Diperbudak cinta katanya, tapi biarlah
Asal denganmu hatiku tak apa
Tanganmu menggenggam janjiku erat
Takkan kulepas meski hanya sesaat
![[PUISI] Semanis Madu](https://image.idntimes.com/post/20250629/screenshot-2025-06-29-151823_da0cf931-2720-4c44-8728-a530eded57a2.png)