Aku kehilangan cintaku,
kehilangan seluruh perasaanku,
juga rasa kepercayaanku.
Semua itu karena pengkhianatanmu.
Aku dengan tulus memberikan seluruh hatiku,
namun kau meninjak-injaknya seperti sampah
Kau menghanguskannya tanpa tersisa,
membuatku habis seperti debu.
Setiap waktu, aku selalu bertanya pada diriku sendiri:
Kesalahan apa yang telah ku perbuat
sampai membuatmu berani
menikam belati sangat dalam pada perasaanku.
Kau tahu?
Aku kesulitan menahan perih ini,
kewalahan mengobati luka ini,
dan rasanya aku tak sanggup menatanya kembali utuh.
Aku berlari sejauh mungkin,
namun sisa suaramu menggema di dalam hati,
membuatku menghentikan langkah secara mendadak.
Satu kata yang tak henti-hentinya memenuhi pikiranku:
apakah aku pantas diperlakukan seperti ini olehmu?
![[PUISI] Sisa Suara di Dalam Hati](https://image.idntimes.com/post/20260225/pexels-cottonbro-6037735_b472db61-4f1a-43de-af15-e8647297d1e9.jpg)