Kupandangi itu jendela
Lagi-lagi hanya kosong trotoar yang menyapa
Derai air tak jua absen datang
Mendenging bunyi di telinga
Entah sengaja atau pura-pura
Aku sudah tak menaruh peduli
Tetapi sampai kapan harus menunggu
Bangku telah dingin dan api sudah binasa
Sungguh riang gerimis pagi ini
![[PUISI] Sungguh Riang Gerimis Pagi Ini](https://image.idntimes.com/post/20220119/girl-1438138-1920-1b4e556639de0077eebcd37f0da87365-e7c429d1bd161df9b7705a16c0da815d.jpg)