Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Tanah yang Bersaksi
ilustrasi tanah yang dilanda perang (unsplash.com/Mohammed Ibrahim)

Aku adalah tanah yang bersuara
Aku mengingat nama-nama yang hilang
Terukir di setiap runtuhan dinding
Terhembus dalam debu yang menempel di angin

Aku dipaksa melepaskan anak-anakku
Untuk diusir ke pangkuan asing
Seolah luka bisa dipindahkan
Seolah darah bisa ditukar dengan sepetak tanah

Aku menyaksikan ironi getir
Mereka yang lahir dariku diusir jauh
Sementara tamu asing menancapkan tiang
Seolah akulah milik mereka

Aku tetap disini
Menyimpan jejak kaki yang berani melawan
Menjaga doa yang menyala di puing-puing
Aku akan tetap berdiri, hingga yang merampas
Terhapus oleh langkah mereka sendiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team