Kurenungi hari yang tak ada arti
Hanya kemalangan yang datang silih berganti
Beruntunglah, semilir angin mengalihkanku
Bahkan daun pun ikut menari ikuti tiupan angin
Mengenai raga dan rasaku, mereka juga ikut tenang
Terbawa hanyut oleh tiupan angin
Gaya hilir dan hulunya menghasilkan karya ombak
Indah dan sejuk kupandangi
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Tenang
![[PUISI] Tenang](https://image.idntimes.com/post/20211107/fromandroid-6b791c64f2da7fc0c7d66dff1d33c318.jpg)
ilustrasi pohon (pexels.com/@jaymantri)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Mumet20 Jul 2022, 22:24 WIB
Editorial Team
EditorLena Latipah
Related Article
[PUISI] Langit Masih Menyimpan Jawaban09 Agu 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Untuk Sekadar Diberi Ruang09 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Liturgi sang Pengembara Maut09 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Secangkir Teh dan Hening08 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Membilas Debu di Pelataran Takdir08 Agu 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Belajar Meluruh Seperti Daun Gugur08 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mencari Warna di Antara Abstraksi08 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Merawat Kata Setelah Luka07 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Melodi dalam Potret Lembayung07 Agu 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Kau Pantas Tepuk Tangan07 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Menjaga Diri dari Rasa Kecewa07 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Jendela yang Tak Pernah Menutup Langit06 Agu 2026, 21:47 WIB
[PUISI] Pertemuan di Persimpangan06 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Suara Lama06 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Seuntai Doa di Samping Ranjangmu06 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Petir di Langit Surga06 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Yang Lebih Megah dari Harta05 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Sayup-sayup Doa05 Agu 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Pengawal Sang Saka05 Agu 2026, 12:57 WIB
[PUISI] Bertopeng Kepalsuan05 Agu 2026, 12:48 WIB