Waktu duduk di bahu malam
Menyalakan lilin-lilin langit
Jemari pantang rapuh
Menatap malam
menjahit sunyi kelopak kota
Angin menghafal seperti doa
Tampak enggan selesai diaminkan
Musim lupa cara gugur
Sekalipun jatuh tersungkur
Ombak memilih berlari bersemarak
Samar dengan tawa menggelegak
Suara-suara sedang bersorak
Persetan waktu beranjak
![[PUISI] Timeless](https://image.idntimes.com/post/20241212/1000251849-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-7f7b4c4101183dbfc641725fac5d2714.jpg)