Sampai detik ini aku tidak pernah membayangkan rasanya jika harus jauh dari anakku
Manusia yang aku lahirkan dengan taruhan nyawa
Menempatkanku pada kemungkinan antara hidup dan mati
Tanpa sedikitpun aku merasa perjuanganku harus dihargai
Sampai detik ini aku tidak pernah membayangkan rasanya jika harus kehilangan anakku
Tubuh kecil yang setiap harinya kudekap erat dalam pelukan
Membuat hatiku selalu hangat dan penuh
Merawat luka-luka masa kecilku yang belum sembuh
Sampai detik ini aku tidak pernah membayangkan rasanya jika ternyata anakku tidak pernah lahir ke dunia.
![[PUISI] Untuk Anakku](https://image.idntimes.com/post/20260221/pexels-pixabay-265987_39d4ef4d-ecf2-4fc4-b9bc-45c6bef6100b.jpg)