Awalnya
Kau datang dengan setelan jasmu
Penuh harap ada mama yang hampirimu
Duduk di pangkuanmu, memuja
Hidangkan rasa, berbunga-bunga
Ternyata
Tatkala kau langkahkan kaki
Semerbak Terre d’Hermes-mu
Hadirkan leka, membujuk rayu
Tak kuasa ku menahan diri
Sorry not sorry
Maka
Ada aku menderap menuju paduka
Raut wajahmu seolah hilang kama
Buatku jengkel sebenarnya
Sudah pasti
Karena aku bukan mama, ya?
Kendati
Ku tak ingin puan di antara kita
Sejenak, biarlah sanda jadi nahkoda
Menghambamu, rumba
Sekalipun tanpa wumba
Nyatanya
Tuan dan tuan bisa berbagi rasa
"Sekali lagi," kau berkata
Raut wajahmu kembali penuh kama
Jadi, masihkah kau ingin wumba?
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Wumba
![[PUISI] Wumba](https://image.idntimes.com/post/20211101/800-x-420-image-12-b383504511d4cd14b25273d672b4d0cc-6684c369a93954c49deaa7eee31b3769.png)
ilustrasi tangan dan kaki (unsplash.com/Danie Franco)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Si Jelita Merah Penuh Misteri31 Okt 2021, 22:21 WIB
Editorial Team
EditorKidung Swara Mardika
Related Article
[PUISI] Menjahit Sunyi di Hulu Usia12 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Terbalut Luka12 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berlabuh di Pulau Berbeda11 Agu 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Bintang yang Bersinar Sendiri11 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tempat Pulang di Dunia11 Agu 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Pertanyaan yang Tak Pernah Pergi11 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Kau Adalah Waktu11 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Persimpangan Jalan10 Agu 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Bunyi yang Tak Pernah Datang10 Agu 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Saat Hasil Tak Kunjung Tiba10 Agu 2026, 14:07 WIB
[PUISI] Satu Pagi Menjamu Agustus10 Agu 2026, 06:52 WIB
[PUISI] Rumah yang Ternyata Bisa Patah10 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Gelombang Culas10 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tak Kurang Sebelum Berdua09 Agu 2026, 20:52 WIB
[PUISI] Bayangan Aksara yang Terkunci09 Agu 2026, 20:27 WIB
[PROSA] Masa Lalu yang Belum Usai09 Agu 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Langit Masih Menyimpan Jawaban09 Agu 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Untuk Sekadar Diberi Ruang09 Agu 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Liturgi sang Pengembara Maut09 Agu 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Secangkir Teh dan Hening08 Agu 2026, 21:07 WIB