Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Hidangan Khas Miyagi yang Bikin Gagal Diet, Rasanya Autentik!
Shiroishi umen (commons.wikimedia.org/NY066)

Miyagi menjadi destinasi yang tidak boleh terlewatkan ketika berlibur ke Jepang. Selain memiliki pantai-pantai indah, para wisatawan juga akan disuguhkan aneka kuliner lezat. Masyarakat Miyagi memang dikenal memiliki banyak hidangan tradisional yang mampu menggoyang lidah para food lovers.

Cara penyajiannya pun terlihat menarik yang membuatmu penasaran untuk mencicipinya. Dibuat dengan resep yang telah turun-temurun, inilah empat hidangan khas Miyagi yang patut dicoba.

1. Gyu tan

Gyu tan (en.wikipedia.org/Captain76)

Bagi kamu penikmat olahan lidah sapi, gyu tan menjadi hidangan yang paling direkomendasikan untuk dicoba saat berkunjung ke Miyagi. Proses pembuatannya pun sangat sederhana, yakni lidah sapi dipotong tipis-tipis. Setelah itu, lidah dimasak dengan cara dipanggang di atas bara api panas.

Ketika dipanggang, lidah sapi diolesi dengan saus miso untuk memberikan rasa dan aroma yang khas. Gyu tan biasanya disantap bersama semangkuk sup, nasi, dan sayur-sayuran. Dalam bahasa Jepang, gyu memiliki makna 'sapi' dan tan berarti 'lidah'.

2. Zunda mochi

Zunda mochi (commons.wikimedia.org/E64)

Mochi merupakan makanan ringan yang berasal dari Jepang. Beberapa daerah di Jepang memiliki varian mochinya masing-masing, termasuk Miyagi. Zunda mochi sering dijadikan sebagai makanan penutup oleh masyarakat Miyagi karena rasanya yang manis.

Jika dibandingkan dengan varian mochi lainnya, zunda mochi memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan zunda mochi dinikmati dengan edamame, yaitu sejenis pasta yang terbuat dari kacang kedelai. Kamu bisa menjumpai makanan ini di warung-warung pinggir jalan.

3. Harako meshi

Harako meshi (commons.wikimedia.org/Totti)

Harako meshi memiliki penyajian yang terlihat unik sehingga kamu penasaran untuk mencobanya. Hidangan ini terdiri dari nasi, kemudian di bagian atasnya diletakkan irisan daging ikan salmon beserta telur-telurnya. Dengan begitu, harako meshi mengandung protein yang sangat tinggi.

Ketika telur-telur ikan salmon tersebut pecah di dalam mulut, kamu akan merasakan rasa asin dan gurih. Harako meshi menjadi menu favorit untuk makan siang. Beberapa ada yang menjual harako meshi dalam kemasan siap saji yang dapat dibeli di supermarket.

4. Shiroishi umen

Shiroishi umen (commons.wikimedia.org/NY066)

Shiroishi umen termasuk hidangan kuno yang telah ada lebih dari 400 tahun lamanya. Berbeda dengan ramen dan udon, bentuk mie shiroishi umen terlihat lebih tipis. Untuk bahan utama mienya terbuat dari tepung terigu, air, dan garam.

Selain itu, shiroishi umen memiliki tekstur mie yang lembut sehingga mudah dicerna. Mie tersebut dinikmati bersama kuah kaldu. Agar terasa lebih nikmat, kamu bisa menambahkan aneka toping seperti potongan daging sapi, rumput laut, tahu, dan lain-lain.

Berkunjung ke wilayah Miyagi memang tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi aneka hidangan lokalnya. Rasanya yang menggugah selera dijamin bikin kamu gagal diet.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorIDTM