Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Alternatif Minuman Dingin Selain Es, Tetap Segar untuk Buka Puasa
Ilustrasi kelapa (pexels.com/Thunyarat Klaiklang)
  • Artikel membahas alternatif minuman dingin tanpa es untuk buka puasa, cocok bagi yang sensitif terhadap suhu ekstrem dan ingin tetap segar tanpa gangguan pencernaan.
  • Disebutkan beberapa pilihan seperti air putih dingin kulkas, infused water buah segar, air kelapa, serta minuman herbal yang disajikan sejuk alami.
  • Setiap opsi menawarkan sensasi segar dengan cara lebih lembut di perut, membantu tubuh beradaptasi setelah puasa tanpa rasa kembung atau nyeri lambung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
kini

Artikel membahas berbagai alternatif minuman dingin selain es untuk buka puasa. Rekomendasi mencakup air putih dingin, infused water, air kelapa, minuman hangat, dan minuman herbal yang lebih ramah bagi pencernaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Laporan mengenai berbagai alternatif minuman dingin tanpa es yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa agar tetap segar dan ramah bagi pencernaan.
  • Who?
    Masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan mencari pilihan minuman segar selain es batu untuk berbuka.
  • Where?
    Informasi ini berlaku umum dan dapat diterapkan di rumah, restoran, atau tempat berbuka di berbagai daerah.
  • When?
    Dikaitkan dengan waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan ketika umat Muslim mengakhiri puasanya setiap sore menjelang malam.
  • Why?
    Banyak orang mengalami ketidaknyamanan perut setelah minum es saat berbuka, sehingga diperlukan alternatif yang lebih lembut bagi sistem pencernaan.
  • How?
    Alternatif dilakukan dengan memilih air dingin dari kulkas, infused water buah, air kelapa, minuman hangat yang didinginkan alami, atau minuman herbal tanpa tambahan es batu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang suka minum yang dingin saat buka puasa, tapi ada yang perutnya sakit kalau minum es. Jadi ada cara lain biar tetap segar tanpa es. Bisa pakai air dari kulkas, air buah-buahan, air kelapa, teh yang sudah agak dingin, atau minuman jahe dan serai. Semua itu bikin haus hilang dan perut tetap enak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini menampilkan sisi positif dari kebiasaan berbuka puasa dengan cara yang lebih lembut bagi tubuh. Dengan berbagai pilihan minuman dingin tanpa es, pembaca diajak menemukan keseimbangan antara kesegaran dan kenyamanan pencernaan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kenikmatan berbuka dapat tetap terasa segar sekaligus menyehatkan serta ramah untuk semua usia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Buka puasa dengan minuman dingin memang terasa paling menggoda setelah seharian menahan haus. Namun, tidak semua orang cocok langsung mengonsumsi es batu. Sebagian justru merasa perut kaget, kembung, atau tidak nyaman setelah minum es saat azan magrib berkumandang.

Untungnya, sensasi dingin dan segar tidak selalu harus datang dari es batu. Ada banyak alternatif minuman dingin selain es yang tetap menyegarkan, lebih ramah untuk pencernaan, dan cocok dinikmati saat perut baru saja terisi setelah puasa. Apa saja? Keep scrolling!

1. Air putih dingin

ilustrasi air putih dingin (freepik.com/evening_tao)

Air putih yang didinginkan di kulkas sering jadi pilihan aman bagi yang ingin sensasi sejuk tanpa risiko perut kaget. Suhunya lebih stabil dibanding es batu, sehingga tubuh tidak perlu bekerja keras menyesuaikan suhu secara mendadak.

Selain itu, air dingin kulkas tetap membantu menghilangkan rasa haus setelah puasa tanpa memicu rasa nyeri di lambung. Cara ini sederhana, praktis, dan cocok untuk semua usia, terutama bagi yang punya riwayat maag atau perut sensitif.

2. Infused water buah segar

ilustrasi infused water (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Infused water menawarkan sensasi dingin sekaligus aroma segar dari buah-buahan. Irisan lemon, jeruk, stroberi, mentimun, atau daun mint mampu memberi rasa fresh tanpa tambahan gula maupun es batu.

Jika disimpan di kulkas beberapa jam sebelum berbuka, infused water terasa lebih nikmat dan ringan di perut. Cocok untuk kamu yang ingin minuman dingin tapi tetap terasa ringan dan menyehatkan.

3. Air kelapa

ilustrasi kelapa (pexels.com/Thunyarat Klaiklang)

Air kelapa dikenal sebagai minuman alami yang menyegarkan sekaligus menghidrasi tubuh. Menikmatinya pada suhu ruang atau sedikit dingin dari kulkas jauh lebih aman dibanding menambahkan es batu.

Rasanya tetap segar, manis alami, dan tidak membuat perut kaget. Kandungan elektrolit di dalamnya juga membantu tubuh pulih lebih cepat setelah seharian berpuasa.

4. Minuman hangat

ilustrasi minum teh (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Minuman hangat seperti teh atau minuman herbal bisa dibuat lebih awal dan dibiarkan hingga suhunya turun secara alami. Sensasinya tetap sejuk tanpa efek ekstrem.

Cara ini cocok untuk kamu yang sensitif terhadap minuman dingin, tapi tetap ingin rasa segar. Perut terasa lebih tenang, dan tubuh tidak kaget saat berbuka.

5. Minuman herbal

ilustrasi wedang jahe (instagram.com/kopirempahtrem)

Minuman herbal seperti jahe atau serai tetap bisa dinikmati dingin tanpa tambahan es. Cukup seduh lebih awal, diamkan sebentar, lalu simpan di kulkas agar suhunya sejuk dan lebih aman untuk perut saat berbuka.

Meskipun dingin, rasa hangat alaminya masih terasa dan justru membuat perut lebih tenang. Pilihan ini cocok untuk kamu yang ingin minuman segar tapi tetap nyaman di pencernaan.

Buka puasa tidak harus selalu pakai es batu agar tetap segar. Dengan memilih minuman dingin yang lebih ramah di tubuh, kamu bisa berbuka dengan nyaman tanpa rasa tidak enak setelahnya, sekaligus tetap bertenaga untuk menjalani aktivitas malam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorInaf Mei