Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi meal prep dan food prep
ilustrasi meal prep dan food prep (pexels.com/IARA MELO | freepik.com/freepik)

Apakah kamu pernah mendengar istilah meal prep dan food prep? Keduanya bertujuan untuk menghemat waktu, terutama bagi kamu yang punya segudang kesibukan. Alih-alih menyantap makanan instan, persiapan lebih awal sesuai untuk gaya hidup lebih sehat serta dianggap hemat biaya.

Meski keduanya terkait dengan makanan dan tujuan utamanya untuk menghemat waktu. Namun, kedua istilah tersebut berbeda, lho. Eits, kamu gak perlu bingung, berikut ini penjelasan apa bedanya meal prep dan food prep. Yuk, simak sampai selesai!

1. Menyiapkan makanan vs menyiapkan bahan

ilustrasi meal prep (pexels.com/Julia M Cameron)

Meal prep atau meal preparation merupakan metode menyiapkan makanan yang sudah matang atau hampir matang untuk dikonsumsi dalam beberapa waktu ke depan. Kamu tidak perlu memasak setiap hari, cukup dengan menghangatkannya kembali sebelum disantap. Tujuannya jelas untuk menghemat waktu makan.

Berbeda dengan food prep yang berfokus pada menyiapkan bahan mentah agar siap dimasak kapan saja. Proses ini mencakup memotong buah dan sayuran, menyiapkan daging atau ikan, serta aneka bumbu. Tujuannya untuk menghemat waktu memasak.

2. Pilih menu utuh atau bahan siap olah

ilustrasi food prep (freepik.com/freepik)

Sebenarnya, kamu dapat melakukan meal prep dan food prep sekaligus. Sebab, sebelum memasak untuk disimpan, tentu akan melalui proses food prep terlebih dahulu. Namun, jika kamu ragu apakah makanan matang akan tetap enak setelah disimpan lama, maka cukup berhenti di tahap food prep.

Saat melakukan meal prep berarti kamu sudah menyiapkan beberapa beberapa pilihan, misalnya 2–3 jenis protein, 3–5 lauk termasuk sayuran, kacang-kacangan atau keduanya, serta lemak sehat bila diperlukan. Kamu dapat menyimpan satu boks, lengkap dengan nasi atau hanya lauk dan sayur yang siap disantap saat lapar.

Layaknya menyiapkan bekal makan, bahan mentah disiapkan lebih dahulu. Kemudian dimasak sesuai selera dan disimpan dalam kotak bekal untuk dinikmati nanti. Sudah terbayang?

Sementara itu, food prep dapat berupa mencuci, memotong, hingga marinasi bahan mentah sebelum dimasak. Semua bahan yang sudah melalui proses ini dapat disimpan di kulkas dan diolah kapan saja. Sesuai buat kamu yang ingin masak fresh setiap hari, tanpa perlu ribet di dapur.

Supaya lebih praktis, kamu dapat menyimpan bahan sesuai dengan jenisnya dalam wadah terpisah, misalnya sayur, protein, dan bumbu. Bahan mentah umumnya punya umur simpan lebih lama dibanding yang sudah matang. Selain itu, kamu lebih fleksibel dalam menentukan menu harian.

3. Mana yang paling banyak menghemat waktumu?

ilustrasi anak makan bekal (pexels.com/Katerina Holmes)

Kalau kamu mau hemat waktu saat makan, maka meal prep pilihan yang tepat. Makanan sudah matang dan dibagi menjadi porsi siap santap, sehingga gak perlu repot memasak saat jam sibuk. Sesuai buat kamu yang punya jadwal padat, seperti mahasiswa yang dikejar deadline atau pekerja kantoran yang mau makan cepat.

Lain halnya dengan food prep yang lebih hemat waktu saat memasak harian. Sayur, protein, dan semua bahan siap diolah, sehingga proses memasak yang biasanya membutuhkan waktu 30–40 menit dapat dipangkas separuhnya. Kamu memang tetap perlu memasak, tetap tanpa mulai dari nol.

Setelah membaca penjelasan di atas, sekarang kamu sudah bisa membedakan antara meal prep dan food prep. Kesimpulannya, meal prep mempersiapkan makanan matang yang siap disantap. Sedangkan food prep mempersiapkan bahan mentah untuk diolah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team