ilustrasi food prep (freepik.com/freepik)
Sebenarnya, kamu dapat melakukan meal prep dan food prep sekaligus. Sebab, sebelum memasak untuk disimpan, tentu akan melalui proses food prep terlebih dahulu. Namun, jika kamu ragu apakah makanan matang akan tetap enak setelah disimpan lama, maka cukup berhenti di tahap food prep.
Saat melakukan meal prep berarti kamu sudah menyiapkan beberapa beberapa pilihan, misalnya 2–3 jenis protein, 3–5 lauk termasuk sayuran, kacang-kacangan atau keduanya, serta lemak sehat bila diperlukan. Kamu dapat menyimpan satu boks, lengkap dengan nasi atau hanya lauk dan sayur yang siap disantap saat lapar.
Layaknya menyiapkan bekal makan, bahan mentah disiapkan lebih dahulu. Kemudian dimasak sesuai selera dan disimpan dalam kotak bekal untuk dinikmati nanti. Sudah terbayang?
Sementara itu, food prep dapat berupa mencuci, memotong, hingga marinasi bahan mentah sebelum dimasak. Semua bahan yang sudah melalui proses ini dapat disimpan di kulkas dan diolah kapan saja. Sesuai buat kamu yang ingin masak fresh setiap hari, tanpa perlu ribet di dapur.
Supaya lebih praktis, kamu dapat menyimpan bahan sesuai dengan jenisnya dalam wadah terpisah, misalnya sayur, protein, dan bumbu. Bahan mentah umumnya punya umur simpan lebih lama dibanding yang sudah matang. Selain itu, kamu lebih fleksibel dalam menentukan menu harian.