ilustrasi membuat tiramisu (commons.wikimedia.org/Matěj Baťha)
Mascarpone biasanya lebih mahal dan tidak semua supermarket di Indonesia memilikinya. Whipped cream dan keju jauh lebih mudah didapatkan dan harganya lebih terjangkau apalagi kalau ingin membuat tiramisu homemade. Bila tiramisu dibuat hanya untuk keluarga atau bisnis kecil-kecilan, versi satu ini lebih praktis dan ekonomis. Namun jika tujuan penyajian untuk acara formal atau dijual di kafe bahkan toko kue, keju mascarpone tetap unggul dari segi struktur dan keaslian rasa.
Setiap bahan memiliki kelebihan masing-masing tergantung kebutuhan. Versi mascarpone lebih kaya dan autentik, sedangkan versi whipped cream dan keju lebih light, fleksibel, dan ramah di kantong. Substitusi keju ini bukan downgrade apalagi mengubah resep aslinya, hanya versi berbeda dengan karakter rasa yang sama-sama bisa dinikmati.
Mascarpone memang pasangan paling tepat untuk tiramisu, tetapi menggantinya dengan whipped cream dan keju tetap bisa menghasilkan dessert yang lezat bila teknik dan takarannya tepat. Rasa keduanya memang tidak akan identik, namun variasi inilah yang membuat tiramisu bisa dijangkau untuk dinikmati berbagai kalangan.
Kalau kamu, ingin coba membuat tiramisu versi klasik dulu atau langsung eksperimen dengan adonan pengganti?