Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Beda Kopi Long Black dengan Americano, Mana Favoritmu?
ilustrasi kopi long black (unsplash.com/Christian Dala)

Siapa sih yang nggak suka nongkrong di coffee shop sambil menyesap kopi hitam yang aromanya semerbak? Tapi, pas lagi asyik lihat menu, kadang kita dibikin bingung sama pilihan yang ada. Selain americano yang sudah sangat umum, pasti kamu sering melihat menu bernama long black.

Sekilas tampilannya memang mirip banget: sama-sama kopi hitam bening tanpa susu. Tapi, buat para pencinta kafein sejati, long black punya "jiwa" yang beda dari saudaranya itu. Agar kamu nggak salah pesan dan makin jago soal dunia perkopian, yuk kita kupas tuntas apa itu kopi long black!

1. Mengenal asal-usul si kopi hitam yang elegan

ilustrasi kopi hitam (pexels.com/Rodrigo Ortega)

Meskipun namanya pakai bahasa Inggris, long black ternyata bukan lahir dari Amerika atau Inggris. Minuman ini sangat populer di Australia dan Selandia Baru. Di sana, budaya kopinya memang sangat kuat dan mereka punya standar sendiri soal bagaimana kopi hitam seharusnya dinikmati.

Long black dibuat dengan cara menuangkan double shot espresso (atau kadang ristretto) ke atas secangkir air panas yang ukurannya sekitar 100 sampai 200 ml. Urutan ini sangat krusial, lho. Kalau di negara asalnya sana, terkadang ada juga yang menyebut versi besarnya dengan istilah tall black. Jadi, kalau kamu main ke kafe di Melbourne atau Auckland, jangan kaget kalau istilahnya sedikit bervariasi.

2. Teknik penyajian yang menjaga keutuhan crema

ilustrasi kopi long black (unsplash.com/Haberdoedas)

Pernah memperhatikan lapisan busa tipis berwarna kecokelatan di atas kopi? Itu namanya crema. Nah, di sinilah keajaiban long black terjadi. Karena espresso dituang paling terakhir setelah air panas sudah ada di cangkir, lapisan crema ini tetap terjaga di permukaan.

Hal ini berbeda banget sama cara bikin kopi hitam lainnya yang biasanya menyiram espresso dengan air panas sehingga cremanya pecah atau larut. Dengan menjaga crema tetap utuh, aroma yang keluar saat kamu mendekatkan cangkir ke hidung bakal jauh lebih intens. Rasanya juga terasa lebih "tebal" dan kaya di lidah karena minyak alami dari biji kopi tidak rusak oleh kucuran air.

3. Perbedaan mendasar antara long black dan americano

ilustrasi kopi americano (pexels.com/Márcio Carvalho)

Mungkin kamu bertanya-tanya, "Terus apa bedanya sama americano? Kan bahannya sama-sama air dan espresso?" Secara teknis, perbedaannya ada pada urutan kasta pembuatannya.

Kalau americano, biasanya barista menuangkan espresso dulu ke cangkir, baru kemudian ditambahkan air panas. Proses ini membuat crema menghilang dan menghasilkan rasa yang cenderung lebih ringan atau mellow. Sedangkan long black, air panas masuk duluan baru kemudian espresso "mendarat" di atasnya. Hasilnya? Long black punya rasa yang lebih tajam, lebih pahit yang enak, dan tekstur yang lebih berkarakter. Jadi, kalau kamu tipe orang yang suka kopi dengan tendangan rasa yang kuat, long black adalah pilihan yang lebih tepat dibanding americano.

4. Tips menikmati long black agar makin terasa nikmatnya

Ilustrasi kopi (pexels.com/Samer Daboul)

Menikmati long black itu ada seninya. Karena rasa dan aromanya yang kuat, sebaiknya kamu tidak terburu-buru menambahkan gula atau krimer. Cobalah sesap pelan-pelan saat suhunya masih agak panas untuk merasakan sensasi bold dari biji kopi yang digunakan.

Long black biasanya menggunakan biji kopi yang di-roast secara medium atau dark untuk menonjolkan sisi autentik kopinya. Kalau kamu merasa rasanya terlalu kuat, kamu bisa meminta barista untuk menambahkan sedikit air lagi, tapi tetap ingat bahwa esensi utamanya adalah pada lapisan crema yang cantik di atasnya. Minuman ini cocok banget buat teman kerja atau sekadar teman baca buku di sore hari karena efek kafeinnya yang cukup nendang tapi tetap terasa bersih di tenggorokan.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu kopi long black? Jadi, kalau nanti ke kafe lagi, kamu sudah tidak perlu bingung lagi membedakannya dengan americano. Selamat mencoba dan temukan sensasi rasa yang lebih intens dalam setiap sesapannya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team