Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Menyimpan Durian di Kulkas agar Tetap Awet dan Aromanya Tidak Menyebar
ilustrasi durian (vecteezy.com/Bigc Studio)

Durian yang sudah dibelah tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa penanganan yang tepat karena daging buahnya mudah berubah rasa dalam hitungan jam. Bagi kamu yang sering membeli durian dalam jumlah banyak, memahami cara menyimpan durian di kulkas adalah hal pertama yang perlu dikuasai agar setiap suapan tetap selezat saat pertama kali dibelah.

Salah simpan, durian bisa kehilangan rasa manisnya, teksturnya berubah lembek tidak karuan, dan aromanya malah mencemari seluruh isi kulkas hingga ke makanan lain. Simak panduan lengkap berikut agar duriamu tetap enak dinikmati sampai gigitan terakhir.

1. Pisahkan daging buah dari kulitnya sebelum masuk kulkas

ilustrasi durian (vecteezy.com/Bigc Studio)

Kulit durian adalah sumber utama aroma tajam yang bisa menyebar ke seluruh isi kulkas. Kalau kamu langsung memasukkan durian beserta kulitnya, bersiaplah mendapati mentega, sayuran, bahkan minuman di kulkas ikut berbau durian. Agar hal tersebut tidak terjadi, pisahkan semua daging buah dari kulitnya terlebih dahulu, lalu buang kulitnya secepatnya ke tempat sampah di luar rumah agar aroma tidak betah berlama-lama di dapur.

Daging yang sudah terpisah dari kulit juga jauh lebih mudah ditata dan dibagi sesuai porsi sekali makan. Langkah ini sekaligus menghemat ruang kulkas karena kamu tidak perlu menyisihkan tempat untuk kulit yang tebal dan berduri. Selain praktis, daging yang bersih dari kulit juga lebih mudah dibungkus rapat sehingga kesegarannya lebih terjaga.

2. Bungkus daging durian berlapis-lapis sebelum dimasukkan wadah

ilustrasi durian (vecteezy.com/Bigc Studio)

Satu lapis plastik biasa tidak cukup untuk menahan aroma durian yang terkenal bandel. Bungkus setiap porsi daging durian dengan plastic wrap terlebih dahulu. Pastikan seluruh permukaan daging tertutup tanpa ada bagian yang terbuka. Setelah itu, tambahkan lapisan aluminium foil di atasnya sebagai pelindung ekstra agar aroma benar-benar terkunci di dalam.

Setelah dibungkus dua lapis, masukkan daging durian ke dalam wadah kedap udara (airtight container) berbahan plastik tebal atau kaca dengan penutup yang bisa dikunci rapat. Sistem tiga lapis ini adalah cara paling ampuh untuk memastikan aroma durian tidak kemana-mana. Pastikan tidak ada celah sekecil apapun pada setiap lapisan pembungkus karena dari celah kecil itulah aroma bisa kabur dan menyebar.

3. Sesuaikan tempat penyimpanan dengan rencana kapan durian akan dimakan

ilustrasi chiller (vecteezy.com/wattanaphob kappago)

Kulkas punya dua zona yang fungsinya berbeda dan pemilihan zona yang tepat sangat menentukan kualitas durian saat disantap nanti. Kalau kamu berencana menghabiskan durian dalam satu hingga lima hari ke depan, cukup simpan di bagian chiller dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius karena pada suhu ini rasa dan tekstur durian tidak banyak berubah.

Namun, kalau kamu membeli durian dalam jumlah besar dan tidak mungkin dihabiskan dalam waktu dekat, pindahkan ke freezer agar bisa bertahan hingga tiga bulan. Satu hal yang wajib diingat saat mencairkan durian dari freezer adalah jangan langsung dikeluarkan ke suhu ruang karena perubahan suhu yang mendadak bisa membuat tekstur daging berubah jadi lembek dan berair. Pindahkan durian dari freezer ke chiller semalam sebelum dimakan agar proses cairnya pelan-pelan dan rasa manisnya tetap terjaga.

4. Tambahkan penyerap bau di dalam kulkas sebagai pengaman

ilustrasi kopi bubuk (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

Meski durian sudah dibungkus rapat berlapis-lapis, menaruh penyerap bau di dalam kulkas adalah langkah ekstra yang tidak ada ruginya. Baking soda, kopi bubuk, atau arang aktif (activated charcoal) yang dijual di toko bahan kue dan apotek terbukti efektif menyerap sisa-sisa aroma yang mungkin masih lolos dari wadah penyimpanan. Taruh salah satu bahan ini dalam wadah kecil terbuka di dekat tempat durian disimpan.

Kopi bubuk tanpa gula punya kemampuan menyerap bau yang cukup baik sekaligus meninggalkan aroma kopi yang segar di dalam kulkas. Ganti bahan penyerap bau ini setiap satu hingga dua minggu sekali agar kemampuannya tidak menurun. Langkah kecil ini adalah lapisan perlindungan terakhir yang menjaga semua makanan lain di dalam kulkas tetap bebas dari kontaminasi aroma durian.

5. Tulis tanggal simpan di wadah agar tahu kapan durian harus segera dihabiskan

ilustrasi tanggal simpan (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

Kebiasaan menulis tanggal penyimpanan pada wadah adalah hal sepele yang dampaknya sangat besar, terutama kalau kamu menyimpan durian dalam jumlah banyak sekaligus. Tempelkan stiker kecil atau lakban berwarna pada tutup wadah, lalu tulis tanggal mulai menyimpan dan batas waktu konsumsi. Durian di chiller idealnya dihabiskan sebelum hari kelima, sementara durian di freezer sebaiknya tidak melewati tiga bulan penyimpanan.

Selain pelabelan, posisi wadah di dalam kulkas juga perlu diperhatikan. Taruh wadah durian di bagian paling belakang kulkas karena suhu di sana paling stabil dan tidak terpengaruh setiap kali pintu kulkas dibuka tutup. Jauhkan dari makanan yang mudah menyerap bau seperti mentega atau keju agar cita rasa makanan lain tetap bersih dan tidak terkontaminasi.

Cara menyimpan durian di kulkas yang benar memang butuh sedikit usaha ekstra, tapi hasilnya sepadan karena kamu bisa menikmati durian dengan rasa dan tekstur yang tetap prima kapan pun kamu mau. Terapkan semua langkah di atas mulai dari memisahkan daging dari kulit, membungkus berlapis, hingga menulis tanggal simpan, dan nikmati si raja buah tanpa khawatir soal aroma maupun kualitasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team