Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Potret ayam potong
Potret ayam potong (pixabay.com/Rita E)

Memilih ayam yang aman dan layak konsumsi menjadi hal penting bagi masyarakat, terutama di tengah maraknya isu keamanan pangan. Tak semua ayam yang terlihat segar di pasaran benar-benar berkualitas baik. Ada ayam tiren, ayam suntik, hingga ayam yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, yang sulit dibedakan hanya dengan melihat sekilas saja. Jika tidak cermat, risiko kesehatan pun bisa mengintai konsumen.

Melihat kondisi tersebut, sebuah platform yang berfokus pada pengembangan peternakan modern berbasis digital, Farmloka, membagikan edukasi seputar ciri-ciri ayam segar dan cara membedakannya dari ayam yang tidak layak konsumsi.

Informasi ini penting dipahami, agar masyarakat lebih waspada saat membeli bahan pangan sehari-hari. Berikut panduan membedakan ayam segar, ayam tiren, ayam suntik, dan ayam yang mengandung formalin berdasarkan penjelasan Farmloka.

1. Ayam segar

Berikut beberapa ciri-ciri dari ayam segar yang perlu kamu perhatikan.

  1. Warnanya putih kemerahan.

  2. Teksturnya kenyal, padat, dan elastis.

  3. Baunya alami dan tidak menyengat.

  4. Permukaannya mulus, tidak kering, dan pori-pori rapat.

  5. Darah segar berwarna merah cerah.

2. Ayam suntik

Berbeda dengan ayam segar, berikut beberapa ciri-ciri ayam suntik yang harus kamu ketahui.

  • Terlihat lebih gemuk, berisi, dan kulit tampak basah.

  • Teksturnya tidak kenyal, terasa seperti balon berisi air.

  • Meneteskan banyak air saat diangkat.

  • Daging ayam menyusut saat dimasak dan keluar air.

3. Ayam tiren

Berikut beberapa ciri-ciri ayam tiren yang bisa kamu hindari saat akan membeli ayam di pasar atau supermarket.

  • Warna daging pucat kebiruan dan terdapat bercak-bercak.

  • Terdapat bercak darah beku di leher, sayap, dan dada.

  • Teksturnya lembek, licin, dan berlendir.

  • Bau busuk dan amis menyengat.

  • Luka sembelih sempit dan tidak rapi.

  • Harganya cenderung lebih murah dari harga normal.

4. Ayam mengandung formalin

Terakhir adalah ciri-ciri ayam yang mengandung zat berbahaya formalin. Berikut di antaranya.

  • Warnanya putih mengilat atau putih pucat.

  • Teksturnya sangat kenyal, kaku, dan keras.

  • Jika dicium, aromanya bau obat.

  • Dagingnya padat dan tidak berair.

  • Bisa awet tahan lama dan tidak rusak.

Itu dia beberapa ciri-ciri ayam segar, suntik, tiren, dan mengandung formalin yang perlu kamu pahami. Meski sekilas terlihat mirip, perbedaan kondisi ayam bisa berdampak besar pada kualitas dan keamanan makanan yang dikonsumsi. Jadi, pastikan untuk lebih teliti saat belanja bahan makanan, ya!

Editorial Team