ilustrasi hidangan berbahan ikan (pixabay.com/SpencerWing)
Hanya beberapa varietas ikan yang akan disuguhkan saat Tahun Baru Imlek. Pertama, ikan mas karena merupakan jenis ikan yang paling dihormati dalam budaya China, terutama jenis merah atau emas. Bahkan, legenda "Ikan Mas Melompati Gerbang Naga" melambangkan ketekunan dan transformasi, bangkit dari awal yang sederhana untuk mencapai kebesaran.
Kedua, ikan lele yang dalam bahasa Mandarin "Nián yú (鲶鱼)" terdengar sama dengan kata "surplus tahunan" atau "Nián yú 年余)", menjadikannya pilihan yang sangat menguntungkan. Keluarga di China Utara sering kali lebih menyukai ikan lele, karena hubungan fonetik ini yang diyakini akan meningkatkan janji kelimpahan rezeki selama bertahun-tahun.
Ketiga, ikan seabass, khususnya kerapu raksasa atau seabass berbintik, dihargai karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang lembut. Ikan seabass dianggap mewah dan umumnya banyak disajikan di China Selatan. Nilai pasarnya yang tinggi inilah yang memperkuat simbol kekayaan dan menjadikannya ideal untuk Tahun Baru Imlek.
Dari penjelasan di atas, tentunya ikan bukan hanya sekadar hidangan Tahun Baru Imlek. Namun, sejak dahulu ikan adalah lambang keberuntungan dan kemamkuran, sehingga masyarakat Tionghoa percaya dengan menyantapnya akan membawa rezeki yang berlimpah di tahun baru.