Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi lapis legit
ilustrasi lapis legit (commons.wikimedia.org/Ariefz)

Intinya sih...

  • Metode lapis demi lapis membangun tekstur khas dengan pori-pori rapat dan rasa mentega pekat di setiap lapisan.

  • Proses pemanggangan per lapis memastikan kematangan sempurna dan mencegah bagian bawah gosong.

  • Pemanggangan menciptakan estetika visual menarik dan nilai artistik, menjadikan kue lapis legit sebuah karya seni.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Lapis legit, yang juga dikenal sebagai kue spekkoek, adalah sajian istimewa warisan kuliner zaman kolonial. Ciri paling ikonik dari kue ini adalah penampilannya yang terdiri dari lapisan-lapisan tipis berwarna cokelat dan kuning keemasan. Proses pembuatannya yang terkenal rumit dan memakan waktu sering kali memicu rasa penasaran.

Kenapa lapis legit ini tidak dipanggang sekali saja dalam loyang yang tinggi? Ternyata, metode memasak lapis demi lapis ini bukanlah sekadar tradisi tanpa makna. Di balik kesabaran membuat setiap lapisannya, terdapat alasan-alasan mendasar yang menjawab pertanyaan tersebut, lho!

1. Metode lapis demi lapis membangun tekstur yang khas

ilustrasi lapis legit (commons.wikimedia.org/ProjectManhattan)

Proses memasak per lapisan lapis legit menghasilkan tekstur yang padat, tapi tetap lembut. Setiap lapisan tipis yang dimasak memiliki pori-pori yang sangat rapat. Lapisan-lapisan ini kemudian menumpuk membentuk struktur kue yang unik.

Kue yang dipanggang sekaligus cenderung menghasilkan tekstur seperti sponge cake. Lapis legit mengutamakan kepadatan dan kelembapan yang merata. Hasil akhirnya adalah kue dengan tubuh yang kokoh dan rasa mentega yang lebih pekat di setiap lapisan.

2. Proses pemanggangan per lapis memastikan kematangan yang sempurna dan merata

ilustrasi lapis legit (commons.wikimedia.org/ProjectManhattan)

Waktu pemanggangan yang singkat per lapis mencegah bagian bawah menjadi gosong. Panas oven hanya perlu menembus lapisan adonan yang sangat tipis. Dengan cara ini, setiap stratum kue matang secara sempurna dan konsisten.

Metode ini juga memungkinkan kontrol suhu dan waktu yang sangat presisi. Penambahan adonan selalu dilakukan di atas lapisan yang sudah matang. Teknik ini menghindari risiko adonan mentah yang tertinggal di tengah-tengah kue.

3. Proses pemanggangan ini menciptakan estetika visual dan nilai artistik

ilustrasi lapis legit (commons.wikimedia.org/Sakurai Midori)

Tumpukan lapisan yang berulang membentuk pola visual yang sangat menarik. Pola ini menjadi identitas utama dan daya tarik dari kue lapis legit. Setiap lapisan mewakili satu siklus kesabaran dan ketelitian.

Proses yang lambat ini mentransformasi kue dari sekadar makanan menjadi sebuah karya seni. Kerumitannya menunjukkan tingkat keterampilan dan dedikasi si pembuat. Inilah mengapa lapis legit sering menjadi pusat perhatian di meja hidangan hari raya.

Jadi, sekarang kamu udah tahu ribetnya bikin lapis legit itu ada gunanya banget, kan? Kue jadi lebih enak, matangnya merata, dan penampilannya bikin ngiler. Makanya, hargai tiap lembar lapisannya, karena di balik itu ada kesabaran dan seni bikin kue yang gak main-main!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team