ilustrasi pepaya (pixabay.com/Couleur)
Selain nanas, ada beberapa bahan alami lain yang juga bisa membantu mengempukkan daging dengan cara yang berbeda. Misalnya, pepaya mengandung enzim papain yang fungsinya mirip dengan bromelain dalam memecah protein. Ada juga jahe yang bekerja dengan cara melemahkan struktur serat otot sekaligus memberi aroma khas pada masakan.
Bahan dapur lainnya seperti yogurt atau cuka juga dapat membantu mengempukkan daging lewat reaksi asam yang memengaruhi struktur protein. Masing-masing bahan memiliki sifat dan cara pakai yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan jenis hidangan yang akan dibuat. Dengan mengenal berbagai pilihan ini, kamu bisa lebih leluasa menentukan teknik yang paling tepat untuk mendapatkan daging yang empuk dan nikmat.
Memahami cara kerja bahan alami seperti nanas bisa jadi kunci sederhana untuk meningkatkan kualitas masakanmu. Dengan penggunaan yang tepat, kamu bisa mendapatkan tekstur daging yang empuk tanpa perlu teknik rumit atau bahan tambahan berlebihan. Jadi, jangan ragu untuk mencoba dan bereksperimen agar hasil masakan di rumah semakin lezat dan memuaskan.
Referensi:
“Tenderness and Physicochemical Characteristics of Meat Treated by Recombinant Bromelain of MD2 Pineapple.” Emirates Journal of Food and Agriculture. Diakses April 2026.https://doi.org/10.9755/ejfa.2023.3164
“Meat Tenderization Using Bromelain Enzyme Extracted from Pineapple Waste.” Food Research. Diakses April 2026. https://doi.org/10.26656/fr.2017.5(2).525
“Application of Plant Proteases in Meat Tenderization: Recent Trends and Future Prospects.” Foods (MDPI). Diakses April 2026. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10047955/