Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Susu Bubuk Sering Ditambahkan ke Adonan Kue Kering?
ilustrasi susu bubuk (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
  • Susu bubuk menambah rasa gurih dan creamy pada kue kering, membuat perpaduan mentega dan gula terasa lebih seimbang serta memperkaya cita rasa tanpa bahan tambahan mahal.
  • Penambahan susu bubuk membantu menciptakan tekstur kue yang lembut namun tetap renyah, sehingga hasilnya tidak terlalu kering dan lebih ringan saat digigit.
  • Susu bubuk memberi warna keemasan, aroma wangi khas, serta membuat adonan lebih mudah dibentuk, menjadikan tampilan dan proses pembuatan kue kering lebih menarik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kue kering selalu hadir dalam berbagai momen, mulai dari suguhan Hari Raya Idul Fitri hingga camilan sederhana di meja tamu. Banyak resep kue kering tradisional maupun modern menyertakan susu bubuk sebagai salah satu bahan tambahan dalam adonan. Apakah kamu menyadarinya?

Kehadiran susu bubuk sering dianggap sepele, karena jumlahnya tidak banyak. Padahal, perannya cukup penting dalam menentukan hasil akhir kue. Bukan sekadar pemanis atau pelengkap resep, susu bubuk sering dipakai untuk membantu membentuk karakter rasa serta tekstur pada kue kering.

Lantas, kenapa susu bubuk sering ditambahkan ke dalam adonan kue kering? Apakah mempengaruhi rasa dan teksturnya? Cek ulasannya berikut ini, ya!

1. Memberi rasa gurih yang lebih kuat pada kue kering

ilustrasi susu bubuk (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Ketika susu bubuk dicampurkan ke dalam adonan kue kering, rasanya tidak hanya manis tetapi juga memiliki gurih yang lebih dalam. Rasa gurih ini muncul karena susu bubuk mengandung komponen susu yang memberi sensasi creamy pada adonan. Hasilnya, kue terasa lebih berisi meskipun bahan lain sebenarnya sederhana. Banyak pembuat kue sengaja menambahkan susu bubuk agar rasa mentega tidak berdiri sendiri.

Perpaduan mentega, gula, serta susu bubuk menciptakan rasa yang lebih bulat saat kue dipanggang. Tanpa tambahan ini, beberapa kue kering bisa terasa datar atau hanya manis saja. Susu bubuk membantu memperkaya rasa tanpa harus menambah bahan lain yang lebih mahal. Karena alasan itulah, banyak resep kue kering klasik selalu menyertakan sedikit susu bubuk.

2. Tekstur kue kering terasa lebih lembut

ilustrasi kue kering (pexels.com/Cats Coming)

Tekstur menjadi salah satu hal yang paling diperhatikan saat membuat kue kering. Tidak sedikit orang menginginkan hasil kue yang tetap renyah, tetapi terasa lembut ketika digigit. Susu bubuk sering dipakai karena membantu membuat remah kue terasa lebih halus. Saat adonan dipanggang, partikel susu ikut bercampur dengan tepung, sehingga teksturnya tidak terlalu padat.

Beberapa jenis kue, seperti nastar, putri salju, atau lidah kucing, biasanya menggunakan susu bubuk untuk tujuan ini. Hasilnya, kue terasa lebih ringan di mulut dan tidak keras ketika digigit. Tanpa tambahan tersebut, adonan kadang menghasilkan kue yang terlalu kering. Karena itu, banyak pembuat kue menganggap susu bubuk sebagai bahan kecil yang memberi perbedaan cukup terasa.

3. Warna kue kering tampak lebih menarik

ilustrasi adonan kue kering (pexels.com/Tara Winstead)

Selain rasa dan tekstur, warna juga menentukan tampilan kue kering. Kue yang terlihat pucat sering dianggap kurang menggugah selera, meskipun rasanya sebenarnya enak. Penambahan susu bubuk membantu menghasilkan warna yang lebih cantik ketika kue dipanggang. Permukaan kue biasanya tampak lebih keemasan dan tidak terlalu pucat.

Efek ini sering terlihat pada kue kering yang tidak memakai banyak topping. Warna yang muncul membuat kue terlihat matang merata serta lebih menggoda saat disajikan. Banyak pembuat kue rumahan memakai trik sederhana ini agar tampilan kue terlihat lebih profesional. Dengan tambahan kecil tersebut, hasil kue kering bisa terlihat jauh lebih menarik.

4. Membantu aroma kue kering terasa lebih wangi

ilustrasi kue kering (commons.wikimedia.org/J.B. Hill)

Aroma kue kering yang baru keluar dari oven sering menjadi daya tarik tersendiri. Susu bubuk ikut berperan dalam membentuk aroma tersebut. Ketika dipanggang bersama mentega dan gula, susu bubuk membantu menciptakan wangi yang lebih lembut dan terasa khas. Aroma ini sering membuat kue terasa lebih menggoda bahkan sebelum dicicipi.

Beberapa pembuat kue sengaja menambahkan susu bubuk sedikit lebih banyak untuk memperkuat wangi kue. Terutama pada kue yang bahan dasarnya sederhana, aroma ini membuat hasil akhir terasa lebih istimewa. Tanpa tambahan tersebut, aroma kue bisa terasa lebih ringan. Karena itu, susu bubuk sering dipakai sebagai salah satu cara sederhana untuk memperkaya aroma kue kering.

5. Membantu adonan kue kering lebih mudah dibentuk

ilustrasi membuat kue nastar (vecteezy.com/syech imam Al Kautsar)

Selain memengaruhi rasa dan aroma, susu bubuk juga membantu adonan terasa lebih nyaman saat diolah. Adonan kue kering yang memakai susu bubuk biasanya terasa sedikit lebih padat tetapi tetap lembut. Kondisi ini memudahkan proses mencetak atau membentuk kue sebelum dipanggang. Banyak orang merasakan adonan lebih mudah ditangani ketika bahan ini ditambahkan.

Hal ini cukup terasa pada kue yang dicetak menggunakan spuit atau cetakan kue kering. Adonan tidak terlalu lengket dan bentuk kue bisa lebih rapi. Karena alasan itu pula, banyak resep kue kering rumahan tetap mempertahankan penggunaan susu bubuk meskipun jumlahnya hanya sedikit. Bagi pembuat kue, kemudahan saat mengolah adonan tentu menjadi keuntungan tersendiri.

Kehadiran susu bubuk dalam resep kue kering ternyata bukan sekadar pelengkap bahan. Bahan sederhana ini membantu memperkaya rasa, memperbaiki tekstur, membuat warna lebih menarik, serta memberi aroma yang lebih menggoda. Tidak heran jika banyak resep kue kering tetap mempertahankannya sejak dulu. Jika selama ini sering melihat susu bubuk dalam resep kue kering, sekarang sudah lebih paham alasan di balik penggunaannya, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team