Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Tomat Sebaiknya Gak Disimpan di Kulkas?
ilustrasi tomat (pexels.com/Dmitry Demidov)
  • Menyimpan tomat di kulkas bisa merusak tekstur, membuatnya lembek dan bertepung karena suhu dingin merusak struktur sel buah.
  • Suhu dingin menghentikan kerja enzim pembentuk rasa dan aroma, sehingga tomat kehilangan cita rasa segar khasnya.
  • Proses pematangan tomat terhenti di kulkas, membuatnya tidak matang sempurna dan lebih cepat rusak di lingkungan lembap.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orang terbiasa menyimpan berbagai bahan makanan di kulkas agar lebih awet. Namun, kebiasaan ini ternyata tidak selalu tepat untuk semua jenis makanan, termasuk tomat. Meski terlihat sepele, menyimpan tomat di kulkas justru bisa merusak kualitasnya, lho.

Tomat adalah buah yang cukup sensitif terhadap suhu dingin. Ketika dimasukkan ke dalam kulkas, perubahan suhu dapat memengaruhi tekstur, rasa, hingga proses pematangannya. Akibatnya, tomat yang seharusnya segar dan manis malah menjadi lembek dan hambar.

Lantas, kenapa tomat sebaiknya gak disimpan di kulkas, ya? Ini beberapa alasannya!

1. Tekstur tomat menjadi lembek dan bertepung

ilustrasi tomat (unsplash.com/Avin CP)

Alasan pertama kenapa tidak boleh menyimpan tomat di kulkas adalah perubahan tekstur. Suhu dingin dapat merusak membran sel pada tomat. Ketika struktur sel ini rusak, daging tomat akan kehilangan kekenyalan alaminya. Akibatnya, tomat terasa lebih lembek saat disentuh dan bahkan bisa menjadi bertepung ketika dimakan.

Tekstur yang berubah ini tentu membuat tomat tidak lagi nikmat untuk dikonsumsi. Apalagi jika kamu ingin memakannya langsung atau menggunakannya dalam salad.

2. Rasa tomat menjadi hambar

ilustrasi tomat (unsplash.com/Andre Taissin)

Tomat terkenal dengan rasa segar yang sedikit manis dan asam. Namun, rasa tersebut bisa hilang jika tomat disimpan di kulkas.

Udara dingin dapat menghentikan kerja enzim yang berfungsi memproduksi senyawa rasa dan aroma pada tomat. Ketika enzim ini berhenti bekerja, proses pembentukan rasa pun ikut terhenti.

Akibatnya, tomat akan kehilangan cita rasa khasnya dan terasa lebih hambar. Bahkan tomat yang awalnya manis bisa berubah menjadi kurang beraroma setelah beberapa hari berada di kulkas.

3. Proses pematangan tomat terhenti

ilustrasi tomat (pexels.com/Pixabay)

Tomat termasuk buah yang masih bisa matang setelah dipetik dari tanaman. Proses pematangan ini membutuhkan suhu ruang yang stabil.

Namun, jika tomat yang masih mentah dimasukkan ke dalam kulkas, proses pematangannya bisa terhenti. Suhu dingin membuat aktivitas biologis pada tomat melambat drastis.

Hasilnya, tomat tidak akan matang dengan sempurna. Dalam beberapa kasus, tomat malah membusuk sebelum sempat mencapai tingkat kematangan yang ideal. Karena itu, menyimpan tomat di suhu ruang jauh lebih dianjurkan, terutama jika tomat yang kamu beli masih setengah matang.

4. Kulit tomat bisa menjadi keriput

ilustrasi tomat (pexels.com/Pili Toro)

Selain memengaruhi bagian dalam buah, suhu kulkas juga dapat merusak tampilan luar tomat. Salah satu tanda yang sering muncul adalah kulit tomat menjadi keriput. Hal ini terjadi karena perubahan suhu membuat kelembapan pada tomat tidak stabil. Struktur kulitnya menjadi lebih cepat kehilangan elastisitas.

Tomat yang keriput biasanya juga menandakan kualitasnya mulai menurun. Meski masih bisa dimakan, tekstur dan kesegarannya sudah jauh berkurang dibandingkan dengan tomat yang disimpan dengan cara yang tepat.

5. Lebih cepat busuk di lingkungan lembap

ilustrasi tomat (pexels.com/Mona)

Banyak orang mengira kulkas selalu membuat makanan lebih tahan lama. Padahal, untuk tomat, kondisi lembap di dalam kulkas justru bisa mempercepat kerusakan.

Lingkungan yang terlalu lembap dapat memicu kerusakan pada kulit tomat. Jika kulitnya sudah rusak, bakteri dan jamur lebih mudah berkembang.

Akibatnya, tomat bisa lebih cepat membusuk meski baru beberapa hari disimpan di kulkas. Kondisi ini tentu merugikan karena tomat yang seharusnya masih bisa dikonsumsi malah terbuang percuma.

Agar tomat tetap segar dan rasanya terjaga, cara penyimpanan yang paling tepat adalah di suhu ruang. Simpan tomat di tempat yang kering, tidak terkena sinar matahari langsung, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Jika tomat sudah terlalu matang dan kamu ingin memperlambat proses pembusukan, barulah tomat bisa dimasukkan ke kulkas untuk sementara waktu. Namun, sebaiknya keluarkan kembali dan diamkan beberapa saat di suhu ruang sebelum dikonsumsi agar rasanya kembali muncul.

Itulah penjelasan kenapa tidak boleh menyimpan tomat di kulkas. Meski terlihat praktis, cara ini justru dapat merusak tekstur, rasa, dan kualitas tomat secara keseluruhan. Jadi, mulai sekarang sebaiknya simpan tomat di suhu ruang agar tetap segar dan nikmat saat dimakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team