Ramadan sering membawa perubahan pola makan yang cukup drastis. Waktu makan yang terbatas antara berbuka dan sahur membuat sistem pencernaan perlu beradaptasi lebih keras dari biasanya. Kalau gak diperhatikan, perut bisa terasa kembung, begah, atau kurang nyaman sepanjang hari puasa.
Di sinilah makanan fermentasi punya peran penting untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Kandungan probiotics alami di dalamnya membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil meski jadwal makan berubah. Mengonsumsi makanan fermentasi saat berbuka atau sahur bisa menjadi langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan pencernaan. Yuk, kenali pilihan makanan fermentasi yang cocok dikonsumsi selama Ramadan!
