Third wave coffee terdengar asing di telinga orang awam. Tapi buat pencinta kopi, ini adalah sebuah revolusi. Singkatnya, third wave coffee adalah gerakan budaya kopi yang memperlakukan kopi sebagai produk artisan (kerajinan) berkualitas tinggi, bukan sekadar komoditas untuk penghilang kantuk.
Dahulu, kopi hanya dianggap sebagai komoditas massa. Namun, kini kopi sudah naik kelas. Fokus utamanya adalah transparansi asal biji kopi (single origin), tingkat sangrai ringan (light roast), serta perdagangan yang adil (direct trade) untuk menonjolkan cita rasa khas dari setiap biji kopi yang disajikan.
Lalu, apa saja sih yang membuat gerakan Third wave coffee begitu spesial dan berbeda dari sekadar ngopi biasa? Simak ulasannya di bawah ini.
